Naked bike bermesin Super-hyperbike!

Motor yang masuk kategori ini adalah motor yang berasal dari keluarga Streetfighter ataupun motor yang memiliki kembaran namun dengan bentuk ssuper-hyperbike. Penilaian didasari oleh 4 faktor utama yaitu Performa, Desain, Prestise dan Harga (termasuk jaringan3s) terutama untuk keberadaan dan penggunaanya di Indonesia.   masing masing motor memiliki keunggulan dan kekurangan masing masing. Tetapi ketika plus minus dari  ke 4 faktor tersebut di kombinasikan maka   hasil akumulatif lah yang menunjukan mana produk yang terbaik diantara yang paling baik ini.

6. Triumph Speed Triple R : Reinkarnasi Daytona 675

Triumph mungkin identik dengan motor Retro ataupun pakaian dalam wanita :mergreen: tetapi ternyata lewat Speed triple R ternyata triumph mampu membuat motor berkwalitas. Mesin unik 3 silindernya mampu menembakan tenaga sebesar 100 hp. Padahal bobot motor merupakan yang kedua teringan disini. Tetapi apapun itu motor ini sulit bersaing.

Positif (+)

  • Desain unik
  • Bobot Ringan
  • Cocok dipakai harian

Negatif (-)

  • Produk inggris terkenal rewel
  • tanpa dukungan ATPM
  • Harga kemahalan
  • Brand kurang dikenal

5. Yamaha FZ1 / Fazer 1000 : Reinkarnasi dari  YZF R1 2006

Yamaha FZ1 / Fazer 1000 adalah farian Naked bike dari keluarga Yamaha. Menggunakan sasis dan mesin Yamaha R1 buatan tahun 2006-2010 menjamin performa Fazer/FZ1 tidak kalah dibanding kompetitornya. Tenaga maksimumnya adalah 148 hp pada 11000 rpm dan Torsi sebesar 106 nm pada 10800 rpm. Namun hal yang mencengangkan disini adalah ketika menempatkan produk Yamaha diurutan kedua dari belakang! Namun ada sedikit pertimbangan tersendiri disini.

Positif (+)

  • Jaminan kwalitas produksi Yamaha
  • Berbasis YZF R1 yang terkenal ganas
  • Riding position lumayan nyaman
  • Flexibilitas model

Negatif (-)

  • Model sudah usang dan bertahan hingga 2011
  • Menggunakan mesin YZF R1 lawas
  • Tidak didukung ATPM
  • Harga motor terlalu mahal



4.Honda CB1000 : Reinkarnasi CBR 1000 RR 2007

Honda CB adalah Legenda. Sedangkan CB1000R adalah legenda hidup yang menjadi sebuah mitos. Begitu pula dengan Honda CB1000R yang tidak lain merupakan kakak dari Honda CB300 yang diharapkan mengganti keluarga Tiger Revo.  Honda CB1000R menggunakan sasis CBR1000RR keluaran tahun 2004-2007 yang sempat sukses merebut gelar jawara dunia WSBK lewat James Toseland. Dengan kombinasi tenaga sebesar 123 hp dan Torsi 100 nm mungkin terasa sangat inferior tetapi mengingat kwalitas Honda dan aura CB, maka tepat jika CB1000 ditempatkan diposisi ke 5.

Positif (+)

  • Nama Besar Honda dan Nama besar keluarga CB
  • Desain sangat gress
  • Mesin CBR 1000 RR dan sasisnya terbukti lincah
  • Sangat nyaman digunakan harian

Negatif (-)

  • Tenaga dan torsi motor paling kecil
  • Sparepart sulit didapat
  • Tidak didukung ATPM

3. KTM 990 SuperDuke R

KTM mungkin belum lama dikenal sebagai produsen motor jalan raya. Namun berkat peran Stoner, Kallio hingga Aoyama motor ini menjadi cukup dikenal. KTM 990 Superduke R adalah varian sport dari KTM Superduke. Tenaga motor ditingkatkan dari 120 menjadi 130 hp dan torsi meningkat dari 92 menjadi 100 nm pada varian R ini. Motor ini juga dapat diandalkan sebagai motor Stunt bike ataupun freestyler!

Positif (+)

  • Didukung Hotpipes selaku ATPM
  • Harganya yang dibawah 300 juta otr terbilang murah
  • Ukuran motor tidak terlalu besar
  • Motor sangat lincah
  • Suspensi WP adjustable meningkatkan kwalitas berkendara

Negatif (-)

  • Single seater
  • Brand kurang dikenal
  • Speedo meter sulit dibaca

2.Suzuki B-King : Reinkarnasi Suzuki Hayabusa 2008

Suzuki B-King mungkin cocok disebut sebuah Freak Show. Mesin Hayabusa 2008 terbaru di pasang pada motor ini. Tenaga sebesar 165 hp nangkring pada motor ini. Indobikers sendiri sempat merasakan tenaga dahsyat B-King untuk mencapai top Speed 245 km/jam di sirkuit sentul. Ukuran motor yang serba XL membuat motor ini menjadi momok tersendiri, meski spesifikas motor yang terlalu besar justru menjadi nilai minus motor ini.

Positif (+)

  • Mesin Hyperbike Suzuki Hayabusa 2008
  • Tenaga dan torsi motor yang GEDE banget
  • Desain motor mampu mengintimidasi siapapun juga bahkan buat nakut2in setan juga bisa
  • Kecepatan di lintasan lurus
  • Didukung penuh ATPM
  • Rem ekstra pakem
  • Kalau belum puas tenaga bisa dinaikan lagi …
  • Harga motor yang nggak sampe 300 juta

Negatif (-)

  • Ukuran yg terlalu besar sulit digunakan harian dan biker dengan tinggi kurang dari 175 cm
  • Cenderung understeer berlebihan
  • Desain seat cowl membuat sulit mengganti knalpot after market.

Ducati Streetfighter N

Ducati Streetfighter 1098S : Reinkarnasi 1198S

Ok, Ducati mengambil jalan pintas dengan cara melepas fairing 1198S dan mengganti blok mesin 1198 dengan mesin 1098 lawas. Namun segala macam fitur yang ada pada 1198S juga terdapat di motor gress ducati ini. Tenaga Streetfighter 1098S ini tercatat 155 hp dan torsi 123 nm siap digunakan kapan saja tanpa kekuatiran terjadi spin karena didukung oleh Active Traction Control 8 level. Bobot motor yang cuma 165 kg terpaut 20 kg dibanding KTM Superduke dan lebih dari 30 kg dibanding CB1000R apalagi B King.

Positif (+)

  • Jaminan Kualitas dan performa Ducati Superbike
  • Didukung penuh ATPM
  • Power to weight ratio terbaik untuk kategori Streetfighter/Naked bike
  • Ducati Active Traction Control, nggak mungkin hi-side apalagi tergelincir
  • Nama besar brand
  • Bobot motor cuma 165 kg paling ringan disini
  • Desain Gress
  • Terbukti laris

Negatif (+)

  • Meski terhitung laris d harga motor yang 450 jeti adalah yang paling mahal
  • Terlalu Superbike 1198 ketibang Naked bike
  • Sulit diajak jalan pelan

Verdict : Selain kesegaran Desain motor, Dukungan ATPM begitu krusial

Bagi pemilik dan pengguna streetfighter – naked bike, dimana unsur prestise dan fun berada diatas performa maka desain motor menjadi pilihan utama. Tetapi performa motor juga tidak boleh dikesampingkan. Keberadaan dukungan ATPM disini menjadi sangat krusial pasalnya jaringa 3s plus Harga motor dapat ditekan. Untuk itu lah 3 motor terbaik (Superduke R, B-King dan Streetfighter) kesemuanya memiliki dukungan ATPM. Hanya saja faktor kesegaran desain plus ergonomis motorlah yang membedakan. Kalau saja rata2 ukuran B-King tidak terlalu besar bisa saja mengungguli Streetfighter. Namun desain Streetfighter yang sangat gress dan ukuran + bobot motor yang begitu ringan tidak bisa disepelekan begitu saja!

Sumber : http://ducatimonster.wordpress.com/tag/streetfighter/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s